Puisi Untuk Si Gadis
Hai gadis mengapa perlu sedih bermuram durja makn tak lalu mandi tak basah sedang kau tak benar pasti, diakan jodoh yang ditetap Sang Ilahi Setiap saat detikmu, mengapa perlu dibazir memikir manusia yang entah siapa yang janjinya hanya tinggal janji, yang katanya sekadar penyedap hati entahkan benar entahkan dusta Wahai gadis! Ayuh bangkitlah waktunya kelak tiba usah kau menanti penuh Jaga dirimu agar yang tiba itu persis yang engkau mahu Ya, aku tahu kerna , sesungguhnya aku juga mahu. Ayuh.